Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak Perusahaan Miliki NPWP Lokal, Target Pajak Kembali ke Daerah Penyangga Industri

Penulis: Prayoga Santana  •  Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:09:01 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mendorong perusahaan mendaftarkan NPWP di daerah setempat untuk mendukung pembangunan lokal.

BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta pengusaha tidak hanya menempatkan pabrik di Jabar, tetapi juga mendaftarkan NPWP di daerah setempat. Permintaan itu disampaikan Dedi saat ditemui di Hotel El Royal, Kota Bandung, Jumat (26/6/2026).

Pajak Mengalir ke Luar, Beban Infrastruktur di Jabar

"Saya dorong pengusahanya NPWP-nya Jabar, jangan industrinya di sini, kemudian pencemarannya di sini, penggunaan infrastrukturnya di sini," tegas Dedi.

Menurut Dedi, Pemprov Jabar terus membangun berbagai infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan industri. Namun, manfaatnya belum maksimal karena masih banyak perusahaan yang berkantor pusat dan membayar pajak di luar daerah. Ia mencontohkan, biaya pengamanan kawasan industri justru ditanggung Pemprov Jabar, sementara bagi hasil pajak dinikmati daerah lain.

Konektivitas Patimban Jadi Prioritas Baru

Selain soal pajak, Dedi menyoroti pentingnya konektivitas infrastruktur menuju Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang. Ia menargetkan jaringan jalan tol, jalan nasional, jalan provinsi, hingga jalan kabupaten terhubung langsung dengan pelabuhan tersebut.

"Konsen pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengkonektivitaskan infrastruktur jalan tol, jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten yang nanti harus terkoneksi dengan pelabuhan," ujar Dedi. Ia berharap hasil ekspor dari industri di Jabar tidak lagi tercatat melalui pelabuhan di daerah lain.

Desa Penyangga Industri Harus Dapat Distribusi Ekonomi

Dedi menekankan, pendapatan pajak dari perusahaan harus mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa sekitar kawasan industri. "Berikutnya kan itu harus melahirkan distribusi ekonomi bagi desa penghasil. Karena saya juga memikirkan desa penghasil agar desa-desa tumbuh dengan baik," ucapnya.

Bangun Jaringan Air dan Teknologi untuk Industri

Pemprov Jabar juga berencana membangun jaringan air baku untuk memenuhi kebutuhan kawasan industri. Langkah ini dilakukan agar perusahaan tidak terus mengeksploitasi air tanah. Sumber air yang disiapkan antara lain dari Citarum dan Waduk Jatigede.

Di sisi lain, Dedi menambahkan, pemerintah akan memperkuat jaringan teknologi informasi dan menyiapkan tenaga kerja yang sesuai kebutuhan industri melalui program link and match di sekolah. "Konektivitas teknologi informasi karena kan itu penting. Nah, maka ke depan ini yang harus menjadi didorong," katanya.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: bandung.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top