KPP Pratama Cirebon Dua dan Bapenda Turun ke 88 Lokasi Usaha di Jalan Tuparev, Data Pajak Diperbarui Langsung

Penulis: Okta Nugraha  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 13:30:31 WIB
Petugas KPP Pratama Cirebon Dua dan Bapenda melakukan pendataan langsung di Jalan Tuparev.

CIREBON — Jalan Tuparev yang dikenal sebagai pusat komersial tersibuk di Kabupaten Cirebon menjadi sasaran operasi pendataan massal. KPP Pratama Cirebon Dua bersama Bapenda Kabupaten Cirebon mengerahkan puluhan petugas untuk menyisir 88 titik usaha, mulai dari hotel, restoran, klinik, bengkel, hingga showroom kendaraan.

Data Pajak Tak Cukup dari Sistem

Kepala KPP Pratama Cirebon Dua, Maulana Abdullah, menyebut pendataan langsung ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat basis data perpajakan. “Data yang baik tidak hanya berasal dari sistem, tetapi juga perlu dikonfirmasi langsung di lapangan. Itulah semangat Mapag Data,” ujarnya saat meninjau langsung progres kegiatan.

Petugas melakukan serangkaian tahapan di setiap lokasi: identifikasi wilayah potensial, observasi lapangan, wawancara dengan wajib pajak atau pemilik usaha, hingga dokumentasi dan geotagging lokasi. Hasilnya akan digunakan untuk pengawasan dan pelayanan perpajakan yang lebih tepat sasaran.

Sinergi Pusat-Daerah untuk Data Ekonomi yang Akurat

Sekretaris Bapenda Kabupaten Cirebon, Fahmi Sudjati, menjelaskan bahwa kolaborasi ini menjadi model sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. “Melalui kolaborasi ini, pemerintah daerah dan KPP dapat memperoleh data usaha yang lebih lengkap, valid, dan sesuai dengan kondisi aktual di lapangan,” ungkapnya.

Menurut Fahmi, pertumbuhan sektor kuliner, perhotelan, perdagangan, dan jasa di kawasan Tuparev mencerminkan dinamika ekonomi yang tinggi. Data yang terkumpul nantinya menjadi dasar penyusunan kebijakan dan pengawasan yang lebih efektif di Kabupaten Cirebon.

Mengapa Jalan Tuparev Jadi Sasaran Utama?

Jalan Tuparev dipilih bukan tanpa alasan. Kawasan ini merupakan urat nadi perekonomian Kabupaten Cirebon dengan konsentrasi usaha yang padat dan beragam. “Jalan Tuparev dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena merupakan kawasan komersial yang menjadi urat nadi perekonomian Kabupaten Cirebon,” kata Maulana.

Selama kegiatan berlangsung, Maulana bersama Fahmi turun langsung memantau proses wawancara dan pendataan di sejumlah lokasi. Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap kegiatan serupa bisa berkelanjutan dan menjadi model kerja sama data yang lebih baik ke depan.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: radarcirebon.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top