Armada Truk Sampah Cianjur Rata-Rata Berusia 15 Tahun, Pemkab Ajukan Bantuan 20 Unit ke Kementerian PU

Penulis: Sigit Wicaksono  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 12:54:31 WIB
Armada truk sampah Cianjur rata-rata berusia 15 tahun dan sebagian besar sudah tidak optimal.

CIANJUR — Rata-rata usia armada truk sampah milik Pemerintah Kabupaten Cianjur sudah mencapai 15 tahun lebih. Dari 41 unit yang tercatat, hanya delapan kendaraan hasil pengadaan tahun 2023 yang dinilai masih prima, sementara sisanya adalah kendaraan pengadaan tahun 2009. Akibatnya, pengangkutan sampah dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Mekarsari di Kecamatan Cikalongkulun hanya mampu dilakukan satu kali perjalanan per hari.

Jarak Tempuh ke TPAS Jadi Kendala Utama

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur Komarudin mengatakan delapan armada yang masih layak mampu melakukan pengangkutan maksimal empat kali perjalanan ke TPAS. Setiap perjalanan mengangkut hingga delapan ton sampah. Namun, kondisi itu tidak sebanding dengan volume sampah harian yang mencapai 700 ton dari seluruh wilayah Cianjur.

"Saat ini dari 41 armada yang ada, sebagian besar sudah berumur tua dan hanya bisa melakukan pengangkutan satu kali jalan ke TPAS Mekarsari yang jaraknya cukup jauh dari pusat kota Cianjur," kata Komarudin di Cianjur, Rabu.

Tiga Kecamatan Penyumbang Sampah Terbanyak Belum Terlayani Maksimal

Akibat keterbatasan armada, pelayanan pengangkutan sampah di tiga kecamatan penghasil sampah rumah tangga terbanyak—Cianjur, Ciranjang, dan Cipanas—masih belum optimal. Dari 41 armada, hanya 32 unit yang masih beroperasi setiap hari. Sisanya sudah tidak bisa difungsikan.

Untuk menekan penumpukan, DLH Cianjur menerapkan sistem pembagian ritase pengangkutan, terutama di sepanjang jalan protokol. Masyarakat diminta membuang sampah ke TPS pada pukul 20.00 hingga 24.00 WIB setiap harinya.

Anggaran APBD Terbatas, Bantuan Pusat Jadi Harapan

Komarudin menjelaskan, keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) membuat pihaknya tidak bisa mengadakan armada baru secara mandiri. Koordinasi dengan Kementerian PU pun dilakukan untuk mengajukan bantuan. Ia mengaku sudah mendapat kabar bahwa pada 2026 mendatang, pemerintah pusat akan memberikan 20 unit kendaraan pengangkut sampah.

"Idealnya armada pengangkut sampah dengan kondisi baik yang harus dimiliki sekitar 58 unit guna mengangkut sekitar 700 ton sampah setiap harinya dari sejumlah wilayah di Cianjur," ujarnya.

Reporter: Sigit Wicaksono
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top