JAWA BARAT — Pekan depan, 104 pertandingan Piala Dunia 2026 akan memasuki babak penentuan. Chris Sutton, yang sejak awal turnamen meramal hasil setiap laga, kini membagikan prediksinya untuk partai terakhir fase grup. Hasil tebakannya bisa menjadi gambaran siapa yang akan melaju ke babak 32 besar.
Tim debutan Cape Verde terus mengejutkan. Setelah menahan imbang Spanyol, mereka kembali memetik hasil seri saat berhadapan dengan Uruguay. Namun, kepercayaan publik terhadap tim asuhan Bubista mulai tumbuh: hanya 83 persen pengguna BBC yang memprediksi mereka akan kalah dari Uruguay, turun drastis dari 99,65 persen saat melawan Spanyol.
Di Grup A, Meksiko sudah dipastikan lolos sebagai juara grup. Sutton memperkirakan tuan rumah akan banyak melakukan rotasi saat menjamu Republik Ceko di Estadio Azteca, Kamis (25/6) pukul 02.00 BST. "Mereka ingin membanggakan negara, dan ketinggian stadion tidak akan membantu Republik Ceko," ujar Sutton, memprediksi kemenangan tipis 1-0 untuk Meksiko.
Laga paling dinanti di Grup C adalah duel Skotlandia vs Brasil di Miami, Kamis (25/6) pukul 23.00 BST. Sutton tidak optimistis dengan peluang Skotlandia. "Saya tidak berpikir mereka akan dihancurkan, tapi saya perkirakan mereka akan kalah dan menunggu dengan cemas apakah bisa lolos lewat jalur peringkat ketiga," tulisnya. Ia memprediksi Brasil menang 2-0.
Sementara itu, Maroko yang tampil solid diyakini akan mengalahkan Haiti 2-0. "Maroko punya peluang memenangi Piala Dunia ini. Mereka sangat terorganisir, hanya tinggal masalah apakah punya cukup gol," tambah Sutton.
Grup D menyajikan drama tersendiri. Turki yang diunggulkan Sutton sebagai juara grup justru sudah dipastikan pulang setelah dua kekalahan. "Ceritanya sama saja—punya pemain berkualitas tapi selalu gagal di turnamen besar," kritik Sutton. Amerika Serikat, yang tampil solid, diprediksi mengalahkan Turki 2-1.
Laga penentu lainnya mempertemukan Paraguay dan Australia di San Francisco, Jumat (26/6) pukul 03.00 BST. Paraguay wajib menang untuk merebut posisi kedua dari Australia. "Australia cukup tangguh dan suka bermain counter. Tapi saya pikir Paraguay akan menang tipis di akhir laga," prediksi Sutton, skor 2-1.
Menariknya, dalam kompetisi prediksi internal BBC, para pengguna justru tampil lebih tajam dari Sutton dan kecerdasan buatan (AI). Pada putaran kedua fase grup, pengguna berhasil menebak 18 dari 24 hasil pertandingan, naik dari 13 pada putaran pertama. Sutton sendiri hanya benar 14 kali, sementara AI (Microsoft Copilot) mencetak 15 tebakan tepat.
Seluruh prediksi lengkap Sutton untuk 104 pertandingan dan urutan akhir 12 grup bisa diakses di laman BBC Sport.