41.043 Sambungan Rumah di Kabupaten Cirebon Mulai Dipasang 2026, 4 Kecamatan Jadi Prioritas Tahap Awal

Penulis: Prayoga Santana  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 13:51:31 WIB
Wakil Bupati Cirebon menyatakan pemasangan 41.043 sambungan gas rumah tangga akan dimulai pada 2026.

CIREBON — Program jaringan gas untuk rumah tangga di Kabupaten Cirebon masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) sektor energi. Wakil Bupati Cirebon H Agus Kurniawan Budiman menyatakan, pembangunan tahap awal difokuskan di Kecamatan Dukupuntang, Depok, Palimanan, dan Gempol.

"Pada tahun 2026, pembangunan jaringan gas rumah tangga direncanakan mencapai 41.043 sambungan rumah yang tersebar di 12 kecamatan," ujar Agus usai pertemuan dengan jajaran Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM di Jakarta.

Mengapa Empat Kecamatan Ini Jadi Prioritas?

Penetapan empat wilayah tersebut dilakukan agar proses pembangunan berjalan lebih optimal sebelum diperluas ke delapan kecamatan lain. Pemerintah Kabupaten Cirebon menilai pendekatan bertahap ini memudahkan koordinasi lapangan dan pengawasan kualitas pemasangan.

Agus menambahkan, program jargas merupakan langkah strategis meningkatkan akses energi bagi masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan publik di sektor energi. "Pembangunan dilakukan secara bertahap agar pelaksanaan proyek lebih optimal," katanya.

Daftar 12 Kecamatan Sasaran Jargas 2026

Selain empat kecamatan prioritas, program ini akan menjangkau delapan kecamatan lainnya di Kabupaten Cirebon. Berikut rincian target sambungan rumah yang telah dibahas dalam pertemuan dengan Ditjen Migas:

  • Kecamatan Dukupuntang — prioritas tahap awal
  • Kecamatan Depok — prioritas tahap awal
  • Kecamatan Palimanan — prioritas tahap awal
  • Kecamatan Gempol — prioritas tahap awal
  • Delapan kecamatan lainnya menyusul dalam perencanaan pemerintah pusat

Total 41.043 sambungan rumah akan tersebar di seluruh wilayah tersebut. Pemerintah daerah masih menunggu jadwal teknis pelaksanaan dari Kementerian ESDM.

Dampak bagi Warga Kabupaten Cirebon

Program jargas rumah tangga diharapkan mengurangi ketergantungan masyarakat pada elpiji 3 kg yang harganya kerap fluktuatif. Dengan jaringan gas langsung dari sumbernya, biaya energi rumah tangga diproyeksikan lebih murah dan stabil.

Selain itu, pembangunan infrastruktur ini juga membuka peluang kerja bagi tenaga lokal selama masa konstruksi. Pemerintah Kabupaten Cirebon berkomitmen mengawal proyek agar tepat sasaran dan tepat waktu.

Agus Kurniawan Budiman memastikan, setelah tahap awal rampung, pemerintah pusat akan memperluas jargas ke kecamatan lain yang sudah masuk dalam perencanaan. "Ini kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Cirebon," pungkasnya.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: radarcirebon.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top