DLH Cianjur Pastikan Pengangkutan Sampah ke TPA Mekarsari Maksimal Meski Tonase Naik Jadi 700 Ton per Hari

Penulis: Taufik Rahman  •  Senin, 15 Juni 2026 | 22:47:01 WIB
DLH Cianjur mengoperasikan 41 truk pengangkut sampah untuk melayani pengangkutan ke TPA Mekarsari.

CIANJUR — Lonjakan volume sampah hingga 700 ton per hari di Kabupaten Cianjur menjadi tantangan tersendiri bagi Dinas Lingkungan Hidup setempat. DLH Cianjur mengandalkan 41 armada truk pengangkut yang mayoritas merupakan kendaraan pengadaan tahun 2009 untuk melayani pengangkutan dari tempat pembuangan sementara (TPS) ke TPA Mekarsari.

Kepala DLH Cianjur Komarudin mengatakan, dari total armada yang ada, hanya delapan unit yang masih dalam kondisi prima. Armada yang masih baik itu mampu mengangkut sampah hingga tiga kali perjalanan setiap hari. Sementara kendaraan yang sudah tua hanya bisa melakukan satu kali pengangkutan per hari.

Jarak Tempuh ke TPA Capai 20 Kilometer dengan Medan Berat

Salah satu faktor yang memperberat kinerja armada adalah jarak tempuh menuju TPA Mekarsari yang mencapai lebih dari 20 kilometer di wilayah timur Cianjur. Medan yang dilalui cukup berat, berbelok dan menanjak, sehingga memperlambat ritme pengangkutan.

"Kami ingin pelayanan lebih cepat, tetapi kondisi kendaraan menjadi kendala, sehingga masih ada sampah yang belum terangkut tepat waktu karena armada yang tersedia tidak mampu mengejar target pengangkutan," kata Komarudin.

DLH Butuh 50 Unit Truk, Baru Miliki 41 Unit

Komarudin mengungkapkan, kebutuhan ideal armada pengangkut sampah di Cianjur seharusnya mencapai 50 unit dump truck berkapasitas delapan ton. Dengan jumlah tersebut, pelayanan pengangkutan sampah dari pusat kota hingga wilayah utara bisa berjalan maksimal.

Saat ini, keterbatasan armada masih menyebabkan banyak ditemukan tumpukan sampah yang belum terangkut sesuai jadwal. Kondisi itu terjadi di sejumlah titik, mulai dari pusat kota hingga wilayah utara Cianjur.

Bantuan 23 Unit dari Pusat Diharapkan Tiba Oktober atau November

Sejak jauh hari, DLH Cianjur telah mengajukan bantuan kendaraan ke pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR. Komarudin berharap bantuan sekitar 23 unit kendaraan pengangkut berukuran kecil bisa tiba pada Oktober atau November tahun ini.

"Harapan kami di Oktober atau November tahun ini bantuan dari pusat sudah sampai ke Cianjur, sehingga dapat membantu pelayanan pengangkutan sampah," ujarnya.

Kesadaran Warga Memilah Sampah Masih Rendah

Selain masalah armada, faktor lain yang menyebabkan meningkatnya tonase sampah adalah rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah dari rumah. Sampah yang tidak dipilah langsung dibuang ke TPS, sehingga volume yang harus diangkut ke TPA membengkak.

DLH Cianjur terus menggencarkan sosialisasi pemilahan sampah dengan melibatkan aparat kecamatan, desa, hingga lingkungan RT. Langkah ini diharapkan bisa mengurangi beban TPA Mekarsari dalam jangka panjang.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top