JAKARTA — UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyediakan jalur masuk khusus bagi santri yang ingin mendalami kajian keislaman. Salah satunya adalah Beasiswa Badan Layanan Umum (BLU) atau Beasiswa Perkaderan Ulama yang diperuntukkan bagi mahasiswa program takhasus di Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI), Fakultas Ushuluddin (FU), dan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH).
Materi ujian untuk jalur ini pun spesifik: kemampuan membaca kitab kuning. Kepala Pusat Informasi dan Humas UIN Jakarta, Zaenal Muttaqin, mengatakan bahwa pihaknya sengaja menghadirkan perwakilan dari fakultas-fakultas keagamaan agar calon mahasiswa bisa diarahkan langsung ke program studi yang relevan.
“Sangat sayang kalau sekadar datang, tetapi justru kita carikan 'jodohnya'. Jodohnya yaitu fakultas yang layak disasar oleh calon mahasiswa,” ungkapnya dalam sambutan.
Selain jalur perkaderan ulama, UIN Jakarta juga membuka Beasiswa Prestasi bagi penghafal Al-Qur’an. Syaratnya, calon mahasiswa harus telah menghafal minimal 15 juz. Kampus bahkan menyediakan wisuda khusus bagi para penghafal Al-Qur’an sebagai bentuk apresiasi.
Bagi santri yang ingin mengikuti jalur seleksi umum, pihak kampus tetap membuka kesempatan yang sama. Zaenal menekankan bahwa persentase program studi di UIN Jakarta yang telah meraih akreditasi Unggul kini mencapai 68 persen.
Soal biaya, Zaenal mengakui bahwa UIN Jakarta kerap dianggap mahal. Namun, ia menegaskan bahwa hal itu tergantung pada gaya hidup mahasiswa. “Di sini banyak mahasiswa yang menerapkan pola hidup sederhana, salah satunya dengan tinggal di Ma'had (asrama) dengan biaya sekitar 3,5 juta rupiah per tahun,” jelasnya.
Kepala MA Alwasilah Lilhasanah Sukabumi, Didim Dimyati, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan respons terhadap tren minat alumni mereka. “Jika melihat dari tren satu hingga dua tahun ke belakang, minat mereka ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sangat tinggi. Karena itu, peluang ini ingin kami buka,” tuturnya.
Didim menambahkan, reputasi UIN Jakarta sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, khususnya dalam bidang kajian keislaman, menjadi daya tarik utama. “UIN Jakarta adalah salah satu kampus terbaik di Indonesia. Di bidang keislaman, kampus ini memang menjadi tujuan yang paling banyak diminati oleh anak-anak kami,” pungkasnya.
MA Alwasilah Lilhasanah sendiri merupakan lembaga pendidikan yang terintegrasi dengan pondok pesantren. Berawal dari yayasan sosial yang didirikan untuk membangun tempat ibadah, yayasan tersebut tercatat telah membantu pembangunan sekitar 900 masjid di berbagai wilayah Indonesia hingga tahun 2025.
Informasi lebih lengkap mengenai jadwal, persyaratan seleksi, panduan fakultas, serta tata cara pendaftaran dapat diakses melalui laman web resmi penerimaan mahasiswa baru di penerimaan.uinjkt.ac.id atau portal pendaftaran di admisi.uinjkt.ac.id.