TASIKMALAYA — Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan melantik Hanafi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) di Aula Balai Kota Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026). Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan sementara karena Sekda definitif Asep Goparulah sedang menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Masa tugas Hanafi berlangsung selama 20 hari, mulai 4 Juni hingga 24 Juni 2026.
Penunjukan Hanafi didasari oleh Surat Gubernur Jawa Barat Nomor 4225/KPG.07/BKD tertanggal 20 Mei 2026 tentang persetujuan pengangkatan Pj Sekda Kota Tasikmalaya. Wali Kota Viman menjelaskan, prosesi pelantikan merupakan konsekuensi dari aturan kepegawaian yang harus dipatuhi ketika pejabat definitif sedang tidak berada di tempat.
"Karena Sekda sedang melaksanakan ibadah haji dan masih sekitar 22 hari lagi berada di Tanah Suci. Maka aturan harus dipatuhi. Hari ini yang menjadi Pj Sekda adalah Bapak Hanafi," kata Viman Alfarizi Ramadhan dalam sambutannya.
Viman menekankan bahwa bulan Juni menjadi periode krusial bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya karena sedang menyusun fondasi perencanaan tahun 2027. Ia meminta agar seluruh proses berjalan transparan.
"Jangan ada yang ditutupi. Hitam katakan hitam, putih katakan putih. Semua harus disampaikan secara terbuka demi kepentingan Kota Tasikmalaya," tegasnya.
Wali Kota juga mengingatkan Hanafi untuk menjaga fokus pada kondisi fiskal daerah serta memastikan program prioritas nasional tetap berjalan sesuai target.
Hanafi menyatakan, tugas utamanya selama menjadi Pj Sekda adalah memastikan seluruh kebijakan yang telah digariskan Wali Kota dan Sekda definitif tetap berjalan. Ia juga akan menjaga koordinasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta instansi vertikal lainnya.
"Yang saya lakukan adalah memastikan kebijakan Pak Wali Kota dan Pak Sekda bisa berjalan dengan baik. Pemerintahan harus tetap berjalan, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti," katanya.
Hanafi mengaku menerima amanah ini dengan rasa tanggung jawab besar. "Ketika diberikan kepercayaan tentu ada kebahagiaan. Tapi di sisi lain ada tanggung jawab besar. Amanah itu harus dijaga. Kalau dijalankan dengan baik akan membawa kebaikan, tapi kalau tidak dijaga justru bisa menjadi beban," ujarnya.