Staf Medis Timnas Brasil Pasang Pendekatan Hati-hati pada Pemulihan Cedera Betis Neymar

Penulis: Prayoga Santana  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 02:22:01 WIB
Staf medis Timnas Brasil menerapkan program pemulihan hati-hati untuk cedera betis Neymar.

JAWA BARAT — Neymar memang berusaha menepis kekhawatiran publik dengan menyatakan betisnya dalam kondisi baik-baik saja. Namun, sumber ESPN mengungkapkan bahwa pihak medis tim Samba telah menyusun program pemulihan khusus dan memilih pendekatan yang sangat hati-hati.

Pembengkakan Betis Ternyata Tak Ringan

Cedera betis itu dialami Neymar pada 20 Mei lalu, tepat setelah ia diumumkan masuk dalam skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026. Meski sang pemain optimistis, staf medis menemukan fakta berbeda di lapangan.

Menurut sumber yang dekat dengan tim medis, pembengkakan di betis kanan Neymar tidak bisa dianggap enteng. Waktu pemulihan yang dibutuhkan kemungkinan lebih lama dari pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Santos.

Dua Laga Uji Coba Terancam Dilewatkan

Konsekuensinya, Neymar hampir dipastikan absen dalam pertandingan uji coba melawan Panama pada 31 Mei dan Mesir pada 5 Juni mendatang. Dua laga ini seharusnya menjadi ajang pemanasan ideal jelang turnamen empat tahunan tersebut.

"Betis saya baik-baik saja. Masalah apa?" ucap Neymar singkat usai laga Santos vs Deportivo Cuenca di Copa Sudamericana, Selasa (26/5) waktu setempat.

Grup C: Brasil Jumpa Maroko, Haiti, dan Skotlandia

Brasil tergabung di Grup C Piala Dunia 2026 bersama Maroko, Haiti, dan Skotlandia. Dengan kondisi Neymar yang masih tanda tanya, pelatih Brasil harus menyiapkan skema alternatif di lini serang untuk fase grup nanti.

Keputusan final soal kelayakan Neymar bertanding akan bergantung pada perkembangan pemulihan dalam dua pekan ke depan. Staf medis Brasil memegang kendali penuh, bukan pernyataan sang pemain atau klubnya.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top